Jurnal Observasi Volume 11 Nomor 2 tahun 2013 - Pencitraan Politik Daring; Strategi Memenangkan Massa Digital menjelang Pemilu 2014

Written by Dudi Rustandi on . Posted in REPOSITORY

Pencitraan Politik Daring; Strategi Memenangkan Massa Digital
menjelang Pemilu 2014


Dudi Rustandi

Abstrak

Menurut Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada
tahun 2014, pengguna internet di Indonesia akan mencapai 107 jutaan.
Jumlah ini menjadi salah satu potensi bagi peserta pemilu baik secara
lembaga ataupun individu dalam menjaring massanya melalui media baru
tersebut. Melalui Media Digital, para peserta pemilu memasang strategi
masing-masing bagaimana meraih dukungan. Ke 100 Juta massa tersebut
akan diperebutkan oleh Calon-calon yang akan berlaga di pentas politik
nasional untuk pemilu Presiden. Oleh karena itu, para calon yang akan maju
pada pencalonan Presiden melakukan pencitraan politik digital. Pencitraan
dilakukan melalui berbagai taktik; fanpage, twitter, blog, publikasi media
online arus utama, dan media sosial lainnya yang menjadi alat komunikasi
peserta pemilu dengan (calon) masa pemilihnya. Melalui tulisan ini, penulis
akan melakukan analisis dengan melakukan penelusuran informasi digital
(literasi) bagaimana setiap bakal calon presiden melakukan pencitraannya
melalui media digital. Dari literasi yang dilakukan, salah satu calon menjadi
calon yang paling popular dan interaktif berkomunikasi dengan para
konstituennya.


Kata Kunci: Pencitraan, Politik, Pemilu 2014, Literasi Digital, Internet, Media Sosial

Download: Cover | File