Vol. 4 No. 8, Juli 2014 - ANALISIS PEMBELAJARAN WARGA BELAJAR AKUNTANSI BERDASARKAN MODEL 3PS (PRESAGE-PROCESS-PRODUCT) : PADA WARGA BELAJAR YANG MEMILIH AUDIT INTERN SEBAGAI PILIHAN KERJA DAN YANG TIDAK MEMILIH AUDIT INTERN SEBAGAI PILIHAN KERJA

Written by Nia Tresniati on . Posted in Jurnal Akuntansi

ANALISIS PEMBELAJARAN WARGA BELAJAR AKUNTANSI BERDASARKAN MODEL 3PS (PRESAGE-PROCESS-PRODUCT) : PADA WARGA BELAJAR YANG MEMILIH AUDIT INTERN SEBAGAI PILIHAN KERJA DAN YANG TIDAK MEMILIH AUDIT INTERN SEBAGAI PILIHAN KERJA


Nia Tresniati

( This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. atau This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )

Abstrak

Untuk mengukur sejauhmana sistem pelajaran yang baik berjalan sebagaimana fungsinya, perlu dilakukan pengukuran terhadap proses pembelajaran yang telah berjalan. Baik sistem pembelajaran pada individu warga belajar maupun pada lingkungan belajar yang mempengaruhinya. Pengukuran dilakukan bertujuan untuk mengukur motivasi dan strategi yang ada pada setiap pribadi warga belajar dalam menjalankan proses belajarnya dari lingkungan belajar yang mempengaruhinya, sehingga dapat diketahui apakah sistem pembelajaran memang telah diterapkan sebagaimana fungsinya ataukah tidak. Dari hasil pengukuran tersebut, diharapkan dapat melakukan perbaikan pada sistem pembelajaran secara berkelanjutan ke arah sistem pembelajaran yang lebih tinggi, yaitu menjadikan warga belajar memiliki pengetahuan sebagai seorang problem solver.
Penilaian menggunakan metode pendekatan pembelajaran warga belajar (Student’s Approches to Learning (SAL)) model 3PS (Presage-Process-Product). Pengukuran menggunakan skala pendekatan Study Process Questionnaire (SPQ), menggunakan 20 item untuk konteks belajar secara umum dan 15 item untuk konteks belajar dengan audit intern sebagai pilihan kerja. Isi kuesioner tidak berdasarkan pada item-item SPQ original, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan pengujian dan tidak keluar dari konsep dasar skala SPQ. Pengujian dilakukan pada 80 warga belajar Politeknik LP3i Bandung jurusan akuntansi. Pengujian reabilitas dan validitas kuesioner menggunakan metode statistika.

Hasil pengukuran menunjukkan bahwa sebagian besar responden masih memiliki gaya belajar yang mendasar dan sistem pembelajaran belum berfungsi baik pada responden secara keseluruhan. Sebagian besar responden yang memilih audit intern dalam bekerja memiliki motivasi dan strategi yang mendasar pada konteks yang berkaitan dengan lingkup profesi audit intern. Pengukuran lebih luas dan mendalam perlu dilakukan untuk dasar evaluasi sistem pembelajaran. Sehingga dapat menjadikannya sebagai masukan dalam perbaikan sistem pembelajaran secara berkelanjutan.

Kata Kunci: metode pendekatan pembelajaran warga belajar (Student’s Approches to Learning (SAL)), model 3PS (Presage-Process-Product), Study Process Questionnaire (SPQ), motivasi dan strategi, profesi audit intern