Print

Dies Natalis LP3I ke-25, Bukti Sebuah Eksistensi

Written by Super User on . Posted in Berita

User Rating:  / 2
PoorBest 

Dies Natalis LP3I ke-25

PERAYAAN dies natalis di sebuah lembaga pendidikan, tidak melulu diisi dengan kegembiraan. Tapi ada juga berbagai harapan yang menyertai.

Terik sinar matahari yang menyinari Kota Bandung, Sabtu (29/3/2014) pagi, sama sekali tidak menyurutkan semangat civitas akademika Politeknik LP3I Bandung untuk merayakan Dies Natalis ke-25 LP3I. Gedung kuliah yang sedang direnovasi pun bukan kendala.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini digelar di area parkir Kampus A Politeknik LP3I Bandung, Jalan Pahlawan No 59, Kota Bandung. Raut wajah sekitar 725 peserta yang terlibat aktif dalam perayaan ini terlihat penuh keceriaan. Satu dengan yang lain kerap bersenda-gurau.

Kepala Bagian Kemahasiswaan Politeknik LP3I Bandung, Hamdani SIKom menjelaskan, peserta kegiatan Dies Natalis ke-25 LP3I dari kampus ini terdiri dari 600-an mahasiswa, serta 125 dosen dan karyawan.

“Memang tidak seluruh mahasiswa Politeknik LP3I Bandung yang jumlahnya lebih dari 1.000 bisa ikut kegiatan ini. Tapi setiap kelas dan 13 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) sudah mengirimkan perwakilan masing-masing,” jelas Hamdani yang juga didaulat sebagai Ketua Panitia Pelaksana.

Perayaan Dies Natalis ke-25 LP3I di kampus ini mengusung tema Kebudayaan Sunda dan Go Green. Tema ini diterapkan panitia pelaksana kegiatan ke berbagai jenis kegiatan lomba memperebutkan total hadiah jutaan rupiah.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik LP3I Bandung, Rezky Wahyuni menjelaskan, mengawali rangkaian acara, seluruh peserta diajak mengikuti karnaval sambil melakukan kampanye lingkungan kepada masyarakat.

“Peserta wajib memakai kostum dan aksesori yang terbuat dari aneka barang bekas seperti koran, botol air kemasan, kresek, dan barang lainnya. Peserta juga membawa poster berisi pesan mengajak masyarakat agar peduli lingkungan. Ini adalah pesan moral yang kami ingin sampaikan kepada masyarakat,” jelasnya.

Mereka berjalan kaki bersama menyusuri Jalan Pahlawan, Jalan PHH Mustopa, Jalan Cikutra, Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, dan kembali ke area parkir Kampus A Politeknik LP3I Bandung.

Setiba di kampus, ratusan peserta karnaval langsung dihibur bintang tamu band lokal Bandung, musik keroncong, serta penampilan UKM Tari Legend. Selain itu ada juga lomba kostum barang daur ulang, yel-yel, masak, dan lomba kaulinan barudak lembur seperti engrang, bakiak, gatrik, dan sebagainya.

“Ke depan kami berharap Politeknik LP3I Bandung semakin dikenal dan semakin eksis di tengah masyarakat. Sekarang sejumlah fasilitas terus dilengkapi agar kegiatan kuliah semakin nyaman,” jelasnya.

Mahasiswa Jurusan Hubungan Masyarakat (Humas) Politeknik LP3I Bandung, Anggi Silviani mengaku terkesan, karena perayaan Dies Natalis ke-25 LP3I lebih meriah dibanding tahun sebelumnya.

“Semua peserta dilibatkan, seperti saat membuat kostum atau aksesori dari barang bekas. Jadi semua peserta dituntut bisa lebih kompak dan lebih kreatif,” ujarnya.

Berbagai kegiatan yang dirancang dalam Dies Natalis ke-25 LP3I kali ini memang berbeda dibanding tahun sebelumnya. Pada peringatan tahun lalu, Politeknik LP3I Bandung menjalin kerja sama dengan Pemkab Garut.

Di Kabupaten Garut, para peserta melakukan bakti sosial ke sejumlah SD, kecamatan, serta industri Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Waktu itu civitas akademika Politeknik LP3I Bandung membantu masyarakat membangun jaringan online.

Manfaat yang diperoleh lewat kegiatan ini tidak hanya dirasakan aparat pemerintah serta para siswa SD. Pelaku UMKM pun ikut terbantu. Para pelaku UMKM dibuatkan website agar mereka menjual beragam produk secara online hingga ke luar negeri. [rni]

Sumber : http://www.inilahkoran.com

Sponsor By

PASANG IKLANPASANG IKLAN

Twitter

No tweets found.

Foto Kegiatan